Home About Us Our Products Sitemap Artikel Contact Us Chat Whatsapp Live

Parameter Kualitas Kertas dan Cara Pengukurannya (2)

3. Water Absorption (Cobb Size 120 detik)
Sifat kertas adalah menyerap air, namun daya serap ini tidak sama untuk masing-masing jenis. Kontrol daya serap air sangat penting dalam proses konverting terutama dalam proses pengeleman flute di corrugator dan proses cetak di mesin flexo. Hal ini dikarenakan kedua proses itu menggunakan bahan pelarut air (water base).
Daya serap air diukur oleh banyaknya air yang diserap per satuan luas kertas dalam satuan gram/cm2. Metoda pengukurannya disebut dengan Cobb Size. Metode Cobb size ada yang 60 detik, 90 detik dan 120 detik. Jadi sangat penting untuk mengetahui Cobb size berapa detik yang dipakai dalam pengetesan
Untuk cobb size 120 detik prosedurnya adalah kertas dipotong pada ukuran tertentu dan ditimbang. Potongan kertas dipasang pada alat test Cobb Size yang berbentuk ring silinder yang luasnya 100 cm2, dengan cara dijepit dan dikencangkan dengan kunci pengikat. Air sebanyak 100 cm3 dituangkan kedalam ring silinder dan dibiarkan selama 105 detik. Kemudian airdibuang, ring silinder dilepas dan permukaan kertas ditekan dengan kertas blotting menggunakan roll penekan satu kali jalan gelindingan. Proses penekanan dn pengeringan ini berlangsung selama 15 detik, sehingga total waktu proses 120 detik.
Water Absorption

4. Bursting Strength Test – BST
Kertas dipotong secukupnya untuk bisa masuk ke alat tester. Potongan dipasang pada alat terster dengan cara dijepit dengan kekuatan jepitan yang sesuai standar. Alat dioperasikan dan akan membrane dari alat tersebut akan menekan kertas sampai jebol. Display skala ukuran tekanan akan menunjukkan suatu nilai yang sesuai dengan tekanan jebolkertas yang diukur.
Bursting Strength Test

Pada umumnya semakin tinggi gramature kertas maka akan semakin besar pula nilai BST. Namun ini berlaku untuk jenis kertas yang sama. Contoh perbandingan nilai BST disajikan dalam tabel berikut:
Tabel grammage

Pada tabel di atas, kertas lokal diambil dari tipe yang pakai bahan 100% waste paper. Kertas import memakai bahan yag mengandung virgin pulp. Terlihat jelas bahwa untuk grammature yang sama antara lokal dan import nilai Bursting Strengthnya berbeda. Kertas dengan bahan virgin pulp lebih tinggi.
Di kolom keempat dan kelima memuat bursting factor yang nilainya untuk semua gramature sama. (kecuali untuk lokal 275 GSM sedikit beda karena samplenya diambil dari kertas lokal yang masih mengandung bahan virgin pulp). Bursting factor adalah nilai bursting strength per 100gsm. Nilai ini biasanya tetap untuk satu jenis kertas tertentu. Jadi cukup dengan mengetahui nilai bursting factor suatu jenis kertas maka kita dapat menghitung nilai bursting strength untuk grammature berapapun. Hal ini memudahkan kita karena tidak perlu menghapal banyak nilai bursting strength.

5. Ring Crush Test– RCT (CD)

Merupakan kekuatan daya tekan tepi kertas yang mempunyai kaitan langsung dengan kekuatan tekanan box BCT. Metoda pengukuran RCT adalah dengan mengambil sample berbentuk pita kertas ukuran ½” x 6” (12,7 mm x 152,4mm). Untuk menjaga keakuratan dan kesempurnaan pemotongan, ada alat yang diciptakan khusus untuk memotong sample kertas.
Pita kertas tersebut dipasang melingkar pada pegangan sample RCT sehingga membentuk ring. Kemudian pita kertas dengan pegangannya di pasang di alat compression tester. Alat dioperasikan dan akan menekan ring pita kertas secara perlahan. Pita akan menahan kekuatan tekanan sampai pada akhirnya jebol. Nilai kekuatan yang menyebabkan jebol ini tercatat di alat tester, dan inilah yang menjadi nilai RCT kertas yang bersangkutan.
Ring Crush Test

 Ada hal yang perlu diperhatikan ketika mengambil potongan sample yakni orientasi bentuk memanjang pita. Sample harus dipotong memanjang kearah MD sehingga kekuatan tekan yang terukur adalah tekanan ring crush arah cross direction RCT(CD). Hal ini mutlak karena potongan memanjang arah MD (RCT-Cross Direction) mewakili kekuatan tekanan fluting, sebagaimana tergambar di bawah ini:



Adalah sifat serat kertas pada saat proses pembuatan kertas lebih cenderung menyesuaikan pola susunan memanjang ke arah MD akibat adanya pengaruh laju kecepatan mesin. Hal ini menyebabkan nilai RCT-MD lebih besar dari RCT-CD. Namun walaupun demikian, kekuatan RCT-MD yang lebih besar tidak berarti apa-apa terhadap kekuatan tekanan box karena arah tegaknya alur fluting tidak searah dengan arah RCT_MD. Jadi tidak saling memperkuat.
signature
Back to top
banner